Kasus Covid-19 di Sitimulyo Sepanjang 2020

Sumber: Google Timlo.net

Kasus Covid-19 di Indonesia kian hari kian meningkat. Banyak pejabat bahkan dokter dan perawat yang meninggal karena terindikasi Covid-19. Banyak daerah yang akhirnya memutuskan untuk menerapkan lockdown kembali seperti Solo dan Surabaya untuk mencegah bertambahnya lonjakan kasus. Rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya pun banyak yang penuh karena pasien Covid-19. Hal tersebut menunjukan bahwa kasus Covid-19 telah menyebar ke berbagai daerah di Indonesia termasuk Desa Sitimulyo yang berada di Bantul, Yogyakarta.

Menurut penuturan Amirudin Safa selaku Carik di Desa Sitimulyo, ada sekitar 12 dari 21 padukuhan yang warganya pernah positif Covid-19. “Sepanjang kasus Covid dari awal hingga saat ini, dusun yang warganya pernah positif Covid adalah Banyakan 3, Nganyang, Pagergunung 1, Karanggayam, Munggang, Cepokojajar, Ngampon, Karangploso, Somokaton, Karanganom, Babadan, dan Nglengis” Jelas Amirudin Safa.

Dari ke-dua belas padukuhan tersebut, rentang usia warga yang positif adalah tujuh belas tahun keatas. “Yang terkena macam-macam ada yang tua ada yang muda. Rata-rata usia tujuh belas tahun keatas” tutur Amirudin Safa. Sedangkan untuk penyebabnya sendiri, Amirudin Safa menjelaskan bahwa mereka ada yang dari pelaku perjalanan dan dari tenaga kesehatan.

Menjelang tahun baru saat ini, berbagai tempat wisata di Yogyakarta yang biasanya digunakan sebagai rujukan untuk perayaan tahun baru pun ditutup oleh pemerintah dengan tujuan agar tidak ada kerumunan yang menyebabkan melonjaknya kasus Covid-19 ini. Maka dari itu, para warga harus mulai berhati-hati dan tak lengah untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dimanapun berada agar kasus tidak semakin naik.

Reporter: Fanisa LB

Tulisan ini dipublikasikan di Artikel, Kesehatan, Lingkungan, Sosial Masyarakat. Tandai permalink.