Kasus Covid-19 di Sitimulyo Sepanjang 2020

Sumber: Google Timlo.net

Kasus Covid-19 di Indonesia kian hari kian meningkat. Banyak pejabat bahkan dokter dan perawat yang meninggal karena terindikasi Covid-19. Banyak daerah yang akhirnya memutuskan untuk menerapkan lockdown kembali seperti Solo dan Surabaya untuk mencegah bertambahnya lonjakan kasus. Rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya pun banyak yang penuh karena pasien Covid-19. Hal tersebut menunjukan bahwa kasus Covid-19 telah menyebar ke berbagai daerah di Indonesia termasuk Desa Sitimulyo yang berada di Bantul, Yogyakarta. Lanjutkan membaca

Ditulis pada Artikel, Kesehatan, Lingkungan, Sosial Masyarakat | Komentar Dinonaktifkan pada Kasus Covid-19 di Sitimulyo Sepanjang 2020

Karang Taruna Food: Produk Makanan Olahan Lidah Buaya ala Karang Taruna Sitimulyo

Sumber: Dokumentasi Eki Arum

Pada bulan September lalu, Karang Taruna Sitimulyo meluncurkan produk baru dalam bidang makanan yaitu kue sus dengan varian unggulannya lidah buaya, selain varian unggulan tersebut masih ada varian lain seperti coklat dan vanila. Kue sus tersebut merupakan salah satu makanan olahan dari lidah buaya yang dibudidaya oleh Bidang Lingkungan Hidup Karang Taruna Sitimulyo.

Program olahan makanan yang diberi nama ‘Karang Taruna Food’ ini diolah oleh salah satu anggota Karang Taruna Sitimulyo sendiri yakni Rafi Udin yang tergabung dalam bidang Usaha Ekonomi Produktif (UEP).

Menurut penuturan Rafi, tujuan adanya ‘Karang Taruna Food’ yang utama adalah untuk membrandingkan lidah buaya sebagai makanan khas dari Desa Sitimulyo, “Untuk tujuan utamanya sendiri adalah membrandingkan lidah buaya sebagai makanan khas dari Desa Sitimulyo”. Lanjutkan membaca

Ditulis pada Artikel, Lingkungan, Sosial Masyarakat | Komentar Dinonaktifkan pada Karang Taruna Food: Produk Makanan Olahan Lidah Buaya ala Karang Taruna Sitimulyo

Karang Taruna Sitimulyo Tampilkan Srandul di Selasa Wagen

Dokumentasi Dina Rahmawati

Pada Selasa tanggal 15 September 2020, beberapa anggota Karang Taruna Sitimulyo menampilkan sebuah pentas dalam acara Selasa Wagen “Greget” di Dinas Kebudayaan DIY. Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Provinsi DIY tersebut melibatkan Desa Budaya ditiap Kabupaten/Kota. Dan Desa Sitimulyo termasuk salah satunya.  Acara pentas Selasa Wagen “Greget” yang berlangsung tepatnya di Ruang BIMA Dinas Kebudayaan DIY dilakukan secara daring melalui Youtube @tasteofjogja disbud diy.

Menurut penuturan Irwan, salah satu anggota Karang Taruna yang terlibat dalam pentas tersebut, acara ditujukan dalam rangka memeriahkan kegiatan Selasa Wagen di masa pandemi. “Acara diselenggarakan dalam rangka memeriahkan kegiatan Selasa Wagen di masa pandemi. Maka dari itu berbentuk pentas daring dengan sedemikian rupa protokol kesehatan yang dilakukan, seperti sistem ganjil genap pemain, pemakain APD dan physycal distancing.” Jelas Irwan. Lanjutkan membaca

Ditulis pada Artikel, Kebudayaan, Kesenian | Komentar Dinonaktifkan pada Karang Taruna Sitimulyo Tampilkan Srandul di Selasa Wagen

Festival Layang-layang Dusun Somokaton

Sumber : Dokumentasi Pribadi

Teriakan anak-anak beradu kesana-kemari. Sore itu, di Dusun Somokaton, Sitimulyo terdengar ramai-ramai dari timur Masjid Al-Muttaqin tepatnya di tengah sawah yang sedang ditanami pohon jagung. Semilir angin pun menemani para anak-anak, muda dan dewasa yang sedang duduk di pinggir sawah. Pemandangan langit juga dipenuhi dengan layang-layang berbagai bentuk dan ukuran. Ternyata pada Minggu (13/9), di Dusun Somokaton sedang diadakan festival layang-layang.

Festival ini diadakan dengan tujuan untuk meramaikan dusun dan melihat kreatifitas anak-anak. “Tujuannya untuk meramaikan dusun dan melihat kreatifitas remaja dan anak-anak untuk berkreasi membuat layang-layang. Karena anak-anak setiap hari pada main layang-layang, kemudian kita para pemuda punya inisiatif untuk mengadakan festival. Berharap antusiasnya banyak dan alhamdulillah kemarin berjalan dengan sukses.” Tutur Adi Slamet Wibowo selaku ketua pelaksana festival layang-layang yang sekaligus anggota Karang Taruna “Taruna Bhakti Sitimulyo”. Lanjutkan membaca

Ditulis pada Artikel, Lingkungan | Tag , , , , , , , | Komentar Dinonaktifkan pada Festival Layang-layang Dusun Somokaton

PKKMB Dilakukan Online? Begini Kegiatannya

Sumber: Google Universitas Riau Kepulauan

Pandemi virus corona berdampak pada segala aspek termasuk pendidikan. Selain kegiatan belajar mengajar yang dilakukan via daring atau online, rupanya ospek kampus atau sekarang sering disebut PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru) juga dilakukan secara online. Dikutip dari Kompas.com, terkait dengan masa orientasi studi dan pengenalan kampus (ospek), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) bahkan mengeluarkan panduan khusus untuk ospek mahasiswa baru tahun 2020. Pada intinya, ospek tidak boleh dilakukan secara tatap muka. Lanjutkan membaca

Ditulis pada Artikel, Pendidikan, Teknologi dan Informasi | Komentar Dinonaktifkan pada PKKMB Dilakukan Online? Begini Kegiatannya

Tips dan Trik Masuk Univ Negeri Ala Anak KT Sitimulyo

SBMPTN merupakan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Namun sebelum mendaftar SBMPTN para calon mahasiswa diwajibkan mengikuti tes Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) terlebih dahulu. Pada tahun 2019, UTBK terdiri dari Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA), pelaksaannya juga bisa mengikuti dua kali. Tetapi, berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini tesnya hanya terdiri dari Tes Potensi Skolastik (TPS) dan hanya bisa mengikuti satu kali. Hal ini sedikit berbeda dikarenakan terjadi wabah Covid-19 di Indonesia yang sampai saat ini masih terbilang tinggi.

Hasil dari SBMPTN 2020 pun sudah diumumkan pada (14/8). Di antara anggota Karang Taruna ‘Taruna Bhakti Sitimulyo’ sendiri terdapat tiga orang yang mendaftar Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tahun ini. Dan ketiganya sama-sama lolos pada prodi yang diinginkan. Mereka adalah Vina Okta Miranda yang diterima di Pendidikan Paud UNY, Oby Isnan Abimanyu yang diterima di Pendidikan Seni Rupa dan Deva Dwi Nurwulan yang diterima di Pendidikan Seni Tari.

Sumber : Google

Dari ketiga orang tersebut, dua diantaranya yaitu Oby Isnan Abimanyu yang akrab disapa Oby dan Vina Okta Miranda yang akrab disapa Vina merupakan angkatan 2019. Mereka gagal di tahun kemarin, akan tetapi berhasil di tahun ini. Keberhasilan Vina, Oby, dan Deva dalam SBMPTN kali ini tentunya tak lepas dari usaha-usaha mereka. Mereka pun membocorkan tips dan trik dalam menghadapi SBMPTN tahun ini. Lanjutkan membaca

Ditulis pada Artikel, Pendidikan | Tag , , , , , , , , , , , , | Komentar Dinonaktifkan pada Tips dan Trik Masuk Univ Negeri Ala Anak KT Sitimulyo

Taman Impian, Wajah Baru di Dusun Somokaton

Tahun ini di Dusun Somokaton terdapat wajah baru atau suasana baru yakni adanya Taman Impian yang terletak di RT 02. Taman yang berada di Dusun Somokaton ini dibuat pada awal Juni 2020 lalu. Menurut Penuturan Adi salah satu pemuda Somokaton, Taman yang diberi nama Taman Impian ini dibuat atas dasar pemanfaatan lahan kosong yang ada di Utara Dusun.

“Awalnya ada lahan kosong di Utara Dusun yang tak terpakai. Lahan tersebut milik salah seorang warga, tapi sudah lama tidak ditempati dan cuma jadi kebon kosong. Lalu, bapak – bapak dan pemuda setempat mengusulkan agar lahan itu dikembangkan menjadi taman. Setelah diberi izin untuk dijadikan taman oleh pemilik lahan,  warga setempat mulai bersih-bersih dan membuat lahan tersebut menjadi taman” Jelas Adi. Lanjutkan membaca

Ditulis pada Artikel, Lingkungan, Sosial Masyarakat | Komentar Dinonaktifkan pada Taman Impian, Wajah Baru di Dusun Somokaton

Mengisi Kemerdekaan, Sekolah Online Bermasalah?

Tepat 75 tahun yang lalu, Indonesia merdeka. Momentum itu menandai pernyataan sikap bangsa Indonesia untuk lepas dari penjajahan Belanda selama 350 tahun. Pemaknaan kemerdekaan sendiri berbeda-beda oleh setiap orang. Ada yang memaknai kemerdekaan baru benar-benar bisa dirasakan ketika Indonesia menjadi negara maju, bukan negara berkembang.

Sumber : Google

Sebenarnya Indonesia sendiri disebut negara maju atau berkembang? Dikutip dari cnnindonesia.com Amerika Serikat (AS) mencabut status negara Indonesia sebagai negara berkembang. Pencabutan status ini berpotensi membuat Indonesia kehilangan fasilitas perdagangan ekspor dan impor yang umumnya diterima oleh negara-negara berkembang. Namun, apakah Indonesia memang pantas diperlakukan sebagai negara maju?

Ekonom Universitas Indonesia Fithra Faisal Hastiadi menyebut ada beberapa ketentuan untuk mengklasifikasikan sebuah negara menjadi negara maju. Salah satunya, sektor industrinya harus mampu berkontribusi sedikitnya 30 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Lanjutkan membaca

Ditulis pada Artikel, Pendidikan | Tag , , , , , , , , , | Komentar Dinonaktifkan pada Mengisi Kemerdekaan, Sekolah Online Bermasalah?

TINGKATKAN LITERASI, PEMUDI SITIMULYO INI OLAH PERPUSTAKAAN DI DUSUNNYA

Indonesia menempati ranking 60 dari 61 negara dalam hal literasi dan membaca. Pemerintah pun melakukan berbagai cara untuk meningkatkan literasi di Indonesia seperti mewajibkan siswa untuk membaca sebelum jam pelajaran mulai di Sekolah. Maya Aprillia Dewi, pemudi dari Dusun Banyakan II dalam rangka KKN Konversi 102 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengolah kembali perpustakaan di Dusunnya yang sempat redup untuk meningkatkan literasi khususnya anak muda.

“Jadi sebenarnya dulu itu ada perpus di Dusun Banyakan ini, letaknya ada di Rumah salah seorang warga, perpus ini ada karena kerjasama antara pemuda dusun dengan KKN yang mengabdi di Dusun Banyakan ini sekitar tahun 2004/2005. Dulu banyak anak yang datang ke perpus untuk baca-baca kumpul dengan temannya. Tapi, karena terjadi gempa bumi 2006 perpus jadi tidak terawat dan buku-buku akhirnya dipindah ke Masjid Al Istighfar. Karena itu, saya tertarik untuk mengolah lagi, mengingat koleksinya yang bagus-bagus dan sayang kalau hanya didiamkan begitu saja. Selain itu juga agar para anak muda khususnya di Dusun ini jadi senang membaca jika ada perpus yang rapi” Tutur Maya. Lanjutkan membaca

Ditulis pada Artikel, Pendidikan | Komentar Dinonaktifkan pada TINGKATKAN LITERASI, PEMUDI SITIMULYO INI OLAH PERPUSTAKAAN DI DUSUNNYA

Wisata Dibuka, Pasien Positif Covid-19 Bertambah?

Tidak hanya sebagai negara maritim, Indonesia juga dikenal sebagai negara agraris, yang sebagian besar mata pencahariannya adalah petani atau bercocok tanam. Dari banyaknya petani tersebut bisa mendorong majunya perekonomian di Indonesia. Kegiatan ekspor hasil kekayaan bumi adalah salah satunya.

Sumber : Instagram @jogja24jam

Di masa pandemi saat ini, ekonomi menjadi salah satu sektor yang paling banyak terkena dampak Covid-19. Perlu strategi dan kebijakan khusus yang dapat dilakukan untuk memulihkan sektor tersebut. Salah satunya seperti yang dilakukan Mentri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio dengan membuat kebijakan memperbolehkan bukanya kembali tempat wisata. Dikutip dari kompas.com ada sejumlah tahapan yang harus dilakukan sebelum tempat wisata kembali dibuka. Ada tahapan yang akan dilalui di antaranya harus ada standar operasional prosedur (SOP), melakukan simulasi untuk menjalankan SOP, dan melakukan uji coba.

Mulai awal Juli bulan lalu beberapa tempat wisata khususnya di Yogyakarta mulai dibuka kembali. Beberapa tempat wisata seperti pantai, pedestrian Malioboro, alun-alun, wisata air terjun, wisata kali dan sebagainya pun mulai ramai dikunjungi. Di Piyungan sendiri ada beberapa tempat wisata antara lain Gerbang Banyu Langit, Pasar Kebon Empring, Girli dan Setren Opak. Dari beberapa tempat wisata tersebut dilakukan uji coba pada Minggu (12/7) untuk Gerbang Banyu Langit dan Pasar Kebon Empring sedangkan pada Minggu (2/8) uji coba untuk Girli dan Setren Opak. Lanjutkan membaca

Ditulis pada Artikel, Lingkungan | Tag , , , , , , , , , , , | Komentar Dinonaktifkan pada Wisata Dibuka, Pasien Positif Covid-19 Bertambah?